BANDAR LAMPUNG — Masyarakat Kota Bandar Lampung dan sekitarnya diundang untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar di wilayah Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, pada Kamis, 11 September 2026.
Peringatan yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah tersebut akan berlangsung di Lapangan Masjid At-Taqwa, Jalan Sinar Mulya, Lingkungan II, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dan terbuka untuk seluruh masyarakat. Penyelenggara mengajak warga dari berbagai kalangan untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Peringatan Maulid Nabi kali ini akan menghadirkan dua tokoh agama sebagai pengisi materi keagamaan, yakni Buya KH. M. Romli Ibnu Arkin Al-Fasaanie (Aang Waqi’ah Sepuh), pendiri Ponpes Daaroe Al-Manaatighoh Waddawah Watahfidzil Qur’an, serta Syekh Rajif Fandi Abu Bakar, qori nasional asal Aceh.
Kehadiran kedua tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan siraman rohani sekaligus menambah wawasan keagamaan bagi masyarakat yang hadir.
Selain menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat tali silaturahmi antarwarga, serta mengajak masyarakat meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi ini turut mendapat dukungan dan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat serta instansi terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kegiatan yang tertib, khidmat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penyelenggara mengajak seluruh warga Bandar Lampung dan sekitarnya untuk hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Masyarakat juga diimbau turut menyebarluaskan informasi mengenai acara ini kepada keluarga, kerabat, dan tetangga agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengikuti dan mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah ini, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mampu mengimplementasikan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.















